Berharap Pada Visit Jateng 2013

visiiitjateng

Sejujurnya, setiap mendengar program pemerintah yang berbau promosi pariwisata di daerahnya, saya selalu skeptis. Program yang biasanya diberi awalan “visit” memang terdengar gagah dengan harapan yang membumbung. Sayangnya, seringkali hal tersebut hanya sekadar iklan “kecap nomor satu”. Promosi semacam itu kadang lebih berfungsi secara politis alih-alih memaksimalkan potensi wisata dan memberdayakan masyarakat.

Contohnya saja di kota kelahiran saya, Semarang. Tahun 2007, pemerintah kota mencanangkan Semarang Pesona Asia (SPA). Program ini diniatkan untuk mempromosikan berbagai potensi yang ada di ibukota Jawa Tengah ini. Tidak main-main, kegiatannya dirancang besar-besaran. Pembukaan acara ini dilangsungkan di Simpang Lima dan dibuka langsung oleh Presiden SBY. Menurut catatan Suara Merdeka, ada 18 negara yang berpartisipasi dalam acara ini dan penandatanganan letter of intent  (LoI) yang angkanya mencapai Rp 139, 044 Miliar.

Dengan nilai yang demikian fantastis, tentu saya berharap Semarang benar-benar menjadi pesona Asia. Nyatanya? 5 tahun setelah program ini dijalankan, bekasnya pun hampir tidak ada. Tidak ada dampak signifikan dari kegiatan tersebut terutama yang berkaitan dengan kemajuan pariwisata di Semarang. Dan akhirnya saya sampai pada kesimpulan bahwa agenda semacam ini merupakan promosi yang mubazir.

Ketika mendengar program Visit Jawa Tengah 2013, rasa skeptis yang sama pun muncul. Belum apa-apa saya sudah kepikiran pemilihan gubernur Jawa Tengah yang ndilalah akan berlangsung di tahun 2013. Jangan-jangan ajang ini akan dijadikan promosi gratis gubernur petahana? Modus yang sama bisa kita lihat di banyak pemilihan kepala daerah di Indonesia. Tapi, saya tak mau kelewat skeptis dulu.

Sebagai sebuah gagasan, sebenarnya Visit Jawa Tengah 2013 adalah ide yang menarik. Selama ini ketika kita membincangkan tentang destinasi wisata dalam negeri, pasti yang terbayang adalah Bali, Jogja, Raja Ampat, Malang dan beberapa kota lain yang menampilkan kekayaan alamnya. Jawa Tengah nyaris diabaikan dalam obrolan-obrolan tentang lokasi wisata. Kalaupun ada, jumlahnya terbatas.

Padahal jika mau dilihat lebih jauh, potensi pariwisata di Jawa Tengah sungguh luar biasa. Daerah ini merupakan perpaduan antara wisata alam, sejarah, dan budaya. Pemilihan empat destinasi utama (Semarang-Karimunjawa, Nusakambangan, Solo-Sangiran, dan Borobudur) dalam Visit Jawa Tengah 2013 mencerminkan keindahan perpaduan tersebut.

Di Nusakambangan dan Karimunjawa, kita diajak untuk menikmati pemandangan alam melalui pantai, hutan, dan gua-gua yang penuh stalaktit dan stalakmit. Karimunjawa sendiri sering disebut sebagai The Lost Treasure in Java. Keindahan laut yang tentu mubazir untuk dilewatkan begitu saja.

Sementara di Semarang, Solo, Sangiran, dan Borobudur, kita diajak untuk menelusuri jejak-jejak historis dan kultural. Di Semarang, misalnya kita bisa menikmati kawasan Kota Lama yang penuh dengan bangunan buatan Belanda. Gereja Blenduk salah satunya. Tiap kali jalan ke daerah Kota Lama, saya merasakan imaji jalan-jalan di luar negeri. Syaratnya tentu kawasan itu mesti dibersihkan karena berada di daerah yang rawan banjir.

Jika ingin menengok ke zaman purba, kita bisa berkunjung ke Sangiran. Tahun 1996, UNESCO menetapkannya sebagai situs warisan budaya dunia dengan nama The Sangiran Early Man Site. Di dalamnya terdapat banyak artefak kehidupan manusia masa lampau dalam rupa fosil.

Tempat-tempat tersebut memiliki potensi yang demikian besar untuk menarik minat wisatawan dalam maupun luar negeri. Jika pariwisata berkembang, ia juga akan memiliki dampak positif terhadap investasi di Jawa Tengah. Investasi yang pada tahap selanjutnya mampu digunakan untuk memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat Jawa Tengah.

Visit Jawa Tengah 2013 bisa menjadi pemantik untuk mendorong niatan tersebut. Catatannya, pemerintah mau bekerja sama dengan segenap elemen masyarakat untuk menyukseskannya. Yang terpenting, ia tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politis yang justru akan membuat ajang ini menjadi mubazir. Semoga.

Iklan

4 pemikiran pada “Berharap Pada Visit Jateng 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s