Neraka di Grup A

Duel Polandia v Rusia ini melampaui sepakbola. Warga Polandia memiliki luka lama yang traumatik karena negeri mereka pernah diinvasi Rusia. Luka yang susah kering karena invasi pasukan Stalin itu terjadi tepat setelah penjajahan Nazi. Wajar jika duel ini masuk dalam kategori status siaga satu bagi para petugas keamanan. Apalagi, pertandingan ini tepat berbarengan dengan peringatan Hari Rusia.

Apa yang ditakutkan memang benar-benar terjadi. Sebelum pertandingan, duel sudah dimulai oleh pendukung masing-masing. Bentrokan terjadi di depan Stadion Nasional Warsawa. Suporter tuan rumah menyerang suporter Rusia yang melintas di jalan-jalan. Menyaksikan rekaman bentrokan yang muncul, akan lebih mudah mengidentifikasi kejadian tersebut sebagai perang, alih-alih kerusuhan yang muncul hanya karena faktor sepakbola semata. Pasca pertandingan, lebih dari 150 suporter dari kedua tim ditangkap oleh polisi.

Duel di atas lapangan sendiri berlangsung seperti perkiraan, panas dan keras. Polandia mengambil inisiatif menguasai pertandingan di setengah jam awal. Persis seperti yang dilakukan seperti ketika menghadapi Yunani. Sayang, fisik mereka masih kedodoran, dan ini berarti makanan empuk untuk Rusia. Alan Dzagoev, the new wonder kid, memecah kebuntuan setelah mencetak gol di menit 37. Pertandingan berbalik. Rusia di atas angin untuk memenangi pertandingan dan lolos langsung ke perempatfinal.

Dzagoev, dengan hanya tersisa 6 bulan kontrak di CSKA, jelas akan menjadi incaran tim-tim besar Eropa. Anak muda berusia 18 tahun semakin membuat permainan Rusia di bawah asuhan Dick Advocaat lebih Belanda daripada Belanda.

Namun, kehendak untuk mengalahkan eks penjajahnya telah membuat para pemain tuan rumah bermain kesetanan. Babak kedua, angin kembali menghampiri Polandia. Blaszcy, kapten termuda di turnamen ini, mencetak gol dengan tendangan pisang yang indah. Gol yang pastinya menghentak emosi segenap warga Polandia. Meski kalah penguasaan bola 47 %- 53 %, Polandia berhasil menciptakan shots on goal lebih banyak, 7:3.

Skor 1-1 menjadi adil jika melihat Smuda rupanya bermain aman menghadapi pertandingan ini. Pergantian pemain di penghujung pertandingan menjadi buktinya. Barangkali ia cukup yakin bisa mengalahkan Ceska di pertandingan terakhir. Meskipun mengalahkan Ceska juga akan menjadi usaha yang cukup berat. Dengan kemenangan 2-1 atas Yunani tadi malam, Petr Cech dan kawan-kawan tinggal menyelesaikan pertandingan dengan hasil seri dan mereka akan melenggang bebas ke perempatfinal.

Ceska dan Yunani tadi malam menyisakan celah yang seharusnya bisa dieskploitasi oleh Smuda di pertandingan terakhir nanti. Lini pertahanan Ceska mudah ditembus, Cech memulai lagi kebiasaan blundernya, dan Rosicky sudah mulai kelelahan mengendalikan laju bola. Keunggulan cepat dua gol di enamt menit pertama mengesankan negeri Vaclav Havel ini akan menang telak. Sayangnya para pemain menggagalkan ekspektasi tersebut.

Merasa sudah di atas angin, Ceska bermain seadanya. Seolah lupa bahwa yang sedang dihadapi adalah Yunani. Tim yang meskipun tidak memiliki serangan yang kuat tapi memiliki daya tahan yang bagus untuk menghadapi tim-tim yang jauh lebih kuat di atasnya.

Dan ini terbukti tadi malam. Tendangan lemah Samaras berhasil mengacaukan pertahanan Ceska, dengan Cech blunder melakukan blunder fatal. Beruntunglah Gekas yang tepat berada di depan gawang. Ceska nyaris merana jika saja Samaras masih memiliki ketajamannya seperti 3-4 tahun yang lalu. 2-1 sebenarnya merupakan hasil yang kurang adil.

Yang menarik diperhatikan, dua hasil ini menjadikan empat tim di Grup A masih memiliki potensi untuk lolos ke perempatfinal. Pertandingan terakhir akan menjadi neraka untuk semuanya. Grup yang diprediksi sebagai grup membosankan ternyata akan memanggungkan duel hidup mati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s